Monday, 21 June 2010

Dispepsia


Dispepsia
DEFINISI
Dispepsia adalah nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau dada, yang sering dirasakan sebagai adanya gas, perasaan penuh atau rasa sakit atau rasa terbakar di perut.

PENYEBAB
Penyebab Dispepsia adalah :
  1. Menelan udara (aerofagi)
  2. Regurgitasi (alir balik, refluks) asam dari lambung
  3. Iritasi lambung (gastritis)
  4. Ulkus gastrikum atau ulkus duodenalis
  5. Kanker lambung
  6. Peradangan kandung empedu (kolesistitis)
  7. Intoleransi laktosa (ketidakmampuan mencerna susu dan produknya)
  8. Kelainan gerakan usus
  9. Kecemasan atau depresi

GEJALA
Nyeri dan rasa tidak nyaman pada perut atas atau dada mungkin disertai dengan sendawa dan suara usus yang keras (borborigmi).
Pada beberapa penderita, makan dapat memperburuk nyeri; pada penderita yang lain, makan bisa mengurangi nyerinya.

Gejala lain meliputi nafsu makan yang menurun, mual, sembelit, diare dan flatulensi (perut kembung).

DIAGNOSA
Jika dispepsia menetap selama lebih dari beberapa minggu, atau tidak memberi respon terhadap pengobatan, atau disetai penurunan berat badan atau gejala lain yang tidak biasa, maka penderita harus menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan laboratorium biasanya meliputi hitung jenis sel darah yang lengkap dan pemeriksaan darah dalam tinja.

Barium enema untuk memeriksa kerongkongan, lambung atau usus halus dapat dilakukan pada orang yang mengalami kesulitan menelan atau muntah, penurunan berat badan atau mengalami nyeri yang membaik atau memburuk bila penderita makan.

Endoskopi bisa digunakan untuk memeriksa kerongkongan, lambung atau usus kecil dan untuk mendapatkan contoh jaringan untuk biopsi dari lapisan lambung. Contoh tersebut kemudian diperiksa dibawah mikroskop untuk mengetahui apakah lambung terinfeksi oleh Helicobacter pylori.

Kadang dilakukan pemeriksaan lain, seperti pengukuran kontraksi kerongkongan atau respon kerongkongan terhadap asam.

PENGOBATAN
Bila tidak ditemukan penyebabnya,dokter akan mengobati gejala-gejalanya.
Antasid atau penghambat H2 seperti cimetidine, ranitidine atau famotidine dapat dicoba untuk jangka waktu singkat.

Bila orang tersebut terinifeksi Helicobacter pylori di lapisan lambungnya, maka biasanya diberikan bismuth subsalisilate dan antibiotik seperti amoxicillin atau metronidazole.



Obat Terkait
ACRAN
ALDIN 150 mg.
ANITID
ANMEROB
ANTIDINE
BENOMET 300
BIATRON 500
CHOLESOLVIN
CHOPINTAC
CIMET
CIMEXOL
CONRANIN
CORSAGYL
CORSAMET
DENUFAM
DINULKUS
DUMOZOL
ELYZOL TABLET
FABERDIN
FACID
FAMOCID
FAMOS
FAMOS
FARIZOL
FARNAT
FLADEX
FLADEX 250
FLADYSTIN
FLAGYL
FLAGYL FORTE 500
FLAGYSTATIN
FLAMETIA
FLUKTAN
FORDIN
FORTAGYL
GASFAMIN
GASTER
GESTOFAM
HACIP
HEXER
HEXER
IFAMUL
INCIFAM
INDORAN
INTERFAM
KEMOFAM
KEMORANIN
LEXMODINE
LEXMODINE
LEXMODINE
LICOMET
MAGARD FA
MAGICUL
MEBAZID
MECOFAM
METROFUSIN
METROFUSIN
METROL
METROZINE
MOLAZOL 500
MOSUL
MOTIPEP
NEOGYNOXA
NIDAZOLE
NULCEFAM
NULCER
POMPATON 20
PRATIFAR
PRATIFAR
PRIOCID
PROMOCID
PROMUBA
PROMUBA
PROVAGIN
PURIFAM
RADIN
RANAL
RANCUS
RANILEX
RANIN
RANIN
RANITAB
RANTAG
RANTICID
RANTIN
RANTIN
RATINAL
REGASTIN
RENAPEPSA
RENATAC
RENATAC
RESTADIN
ROBUKIL
RODOGYL
SANMETIDIN
SCANARIN
TAGAMET
TIDIFAR
TISMAFAM
TISMAZOL
TRICHODAZOL
TRICHOSTATIC
TRICKER-150
TROGIAR
TROGYL 500
TYRAN
ULCATIF
ULCEDINE
ULCERANIN
ULCUMET
ULCUSAN
ULDINAL
ULFAM
ULMO
ULSIKUR
VAGISTIN
VAGIZOL
VAGIZOL
VELAZOL
WIACID TABLET
XEPAMET
XERADIN
ZANTAC
ZANTADIN TABLET
ZANTIFAR
ZUMARAN

No comments:

Post a Comment

Post a Comment